Strategi Multi-domain: Mengelola BIMI di Berbagai Domain Perusahaan
Mengapa Manajemen BIMI Multi-domain Penting
Banyak organisasi yang mengoperasikan banyak domain dan subdomain untuk berbagai merek, wilayah, atau unit bisnis. Menerapkan BIMI di seluruh domain ini akan meningkatkan kepercayaan email, meningkatkan pengenalan merek, dan melindungi dari pemalsuan, tetapi juga memperkenalkan kompleksitas dalam DNS, penetapan logo, dan manajemen sertifikat.
Langkah-langkah Utama untuk Mengelola BIMI di Berbagai Domain
- Memusatkan Penegakan Kebijakan DMARC: Pastikan semua domain dan subdomain memiliki kebijakan DMARC yang disetel ke "karantina" atau "tolak". Subdomain mewarisi kebijakan DMARC organisasi kecuali jika secara eksplisit dibatalkan, tetapi Anda dapat menyesuaikan kebijakan untuk setiap subdomain sesuai kebutuhan.
- Menerbitkan Catatan BIMI di Tingkat yang Tepat: Secara default, catatan BIMI di domain organisasi diwarisi oleh subdomain. Namun, Anda dapat menerbitkan catatan BIMI unik untuk setiap subdomain jika Anda menginginkan logo atau kebijakan yang berbeda untuk setiap subdomain.
- Mengelola Logo dan VMC: Setiap catatan BIMI dapat merujuk pada logo yang berbeda. Jika organisasi Anda menggunakan beberapa logo, Anda memerlukan Sertifikat Tanda Terverifikasi (VMC) yang terpisah untuk setiap logo. Pemilih BIMI dapat membantu menetapkan logo yang berbeda untuk kasus penggunaan atau subdomain tertentu.
- Pemeliharaan Catatan DNS: Tambahkan atau perbarui catatan BIMI TXT di DNS untuk setiap domain atau subdomain sesuai kebutuhan. Ingat, setiap perubahan pada logo atau sertifikat memerlukan pembaruan catatan DNS yang relevan.
- Pantau dan Audit Secara Berkala: Gunakan alat bantu pemantauan DMARC dan BIMI untuk memastikan kepatuhan yang berkelanjutan dan segera mengatasi masalah autentikasi atau tampilan di semua domain.
Jebakan Umum dan Cara Menghindarinya
- Kebijakan DMARC yang tidak konsisten: Gagal menerapkan DMARC pada semua domain pengirim dapat mencegah BIMI bekerja. Selalu atur DMARC ke "karantina" atau "tolak" pada 100% untuk setiap domain yang menggunakan BIMI.
- Ketidakcocokan Logo: Mengirimkan logo yang berbeda untuk domain yang serupa tanpa VMC atau pendaftaran merek dagang yang tepat dapat menyebabkan penolakan atau ketidakkonsistenan tampilan.
- Penimpaan Catatan DNS: Menimpa catatan BIMI secara tidak sengaja saat memperbarui DNS untuk beberapa domain dapat mengganggu tampilan logo. Lacak dan dokumentasikan semua perubahan DNS dengan hati-hati.
Teknik Tingkat Lanjut - Pemilih BIMI dan Pengujian A/B
Pemilih BIMI memungkinkan merek menggunakan beberapa logo untuk satu domain atau subdomain, sehingga memungkinkan pengujian A/B atau variasi logo regional. Setiap pemilih memerlukan catatan BIMI-nya sendiri dan, jika menggunakan VMC, sertifikat yang sesuai.
Daftar Periksa Akhir untuk Manajemen BIMI Multi-domain
- DMARC di "karantina" atau "tolak" untuk semua domain/subdomain: Memastikan kebijakan penegakan diterapkan secara konsisten di semua domain dan subdomain.
- Catatan BIMI yang unik atau diwariskan diterbitkan sesuai kebutuhan: Menerbitkan catatan BIMI di tingkat organisasi atau subdomain berdasarkan persyaratan branding Anda.
- VMC terpisah untuk setiap logo unik: Dapatkan Sertifikat Merek Terverifikasi individual untuk setiap logo berbeda yang digunakan.
- Catatan DNS yang mutakhir dan akurat: Menjaga entri DNS yang terkini dan benar untuk BIMI dan catatan otentikasi terkait.
- Pemantauan dan pelaporan yang sedang berlangsung: Terus memantau laporan DMARC dan BIMI untuk memastikan kepatuhan dan mengatasi masalah dengan segera.
Butuh bantuan ahli untuk mengelola BIMI di berbagai domain?
Temukan jawaban lebih lanjut di bagian Tanya Jawab VMC dan BIMI kami.
Pastikan semua domain dan subdomain memiliki DMARC yang sesuai, catatan BIMI yang akurat, dan VMC yang valid untuk setiap logo guna memaksimalkan kepercayaan merek dan kemampuan penyampaian.