Evolusi Otentikasi Email: Penjelasan SPF, DKIM, DMARC, dan BIMI
Jelajahi bagaimana protokol autentikasi email telah berkembang untuk melindungi pengirim dan penerima sekaligus meningkatkan visibilitas merek.
Perjalanan Protokol Otentikasi Email
Detail Layanan
Otentikasi email telah mengalami evolusi yang signifikan selama dua dekade terakhir untuk memerangi serangan spoofing dan phishing sekaligus meningkatkan kemampuan pengiriman.
Setiap protokol dibangun berdasarkan protokol pendahulunya untuk mengatasi tantangan yang muncul dalam keamanan email.
Setiap protokol dibangun berdasarkan protokol pendahulunya untuk mengatasi tantangan yang muncul dalam keamanan email.
SPF - Fondasi Otentikasi Email
Diperkenalkan pada awal tahun 2000-an, Sender Policy Framework (SPF) memungkinkan pemilik domain untuk menentukan server email mana yang diizinkan untuk mengirim email atas nama mereka.- Tujuan: Mencegah server yang tidak sah mengirim email menggunakan domain Anda.
- Batasan: Meskipun memverifikasi alamat IP pengirim, SPF tidak menjamin integritas pesan atau mencegah perusakan konten.
DKIM - Memastikan Integritas Pesan
Diluncurkan setelah SPF, DomainKeys Identified Mail (DKIM) menambahkan tanda tangan digital ke setiap email dengan menggunakan kunci pribadi. Server penerima memverifikasi tanda tangan ini dengan kunci publik yang disimpan dalam catatan DNS.- Tujuan: Mengonfirmasi bahwa konten email belum diubah selama transit.
- Batasan: Tidak menentukan bagaimana pesan yang tidak diautentikasi harus ditangani.
DMARC - Menyelaraskan Kebijakan untuk Kontrol yang Lebih Baik
Diperkenalkan pada tahun 2012, Otentikasi, Pelaporan & Kesesuaian Pesan berbasis Domain (DMARC) dibangun di atas SPF dan DKIM dengan mengizinkan pemilik domain untuk menentukan bagaimana email yang tidak diautentikasi harus ditangani (tolak, karantina, atau tidak sama sekali).- Tujuan: Memberikan visibilitas ke dalam upaya phishing dan memastikan keselarasan antara domain "Dari" dan protokol autentikasi.
- Batasan: Mengurangi risiko phishing secara signifikan sekaligus memberikan pelaporan terperinci kepada organisasi tentang aktivitas email yang tidak sah.
BIMI - Menggabungkan Keamanan dengan Pencitraan Merek
Inovasi terbaru, Brand Indicators for Message Identification (BIMI), meningkatkan autentikasi email dengan menampilkan logo merek yang terverifikasi di kotak masuk.- Tujuan: Membangun kepercayaan dan meningkatkan pengenalan merek sekaligus meningkatkan kepatuhan DMARC yang ada.
- Fitur Unik: Menggabungkan keamanan dengan pemasaran dengan mengubah kotak masuk menjadi ruang pencitraan merek secara visual.
Mengapa Protokol Ini Penting Saat Ini?
Email tetap menjadi target utama serangan siber. Menerapkan protokol ini memastikan:- Pengiriman yang lebih baik
Email yang diautentikasi lebih mungkin mencapai kotak masuk daripada folder spam. - Keamanan yang Ditingkatkan
Melindungi dari serangan spoofing dan phishing yang dapat merusak reputasi merek Anda. - Peningkatan Kepercayaan
Penerima merasa percaya diri saat berinteraksi dengan email yang diautentikasi.
Jangan Biarkan Email Lain Terabaikan
Amankan domain Anda dan tingkatkan kehadiran merek Anda hari ini! Hubungi agen kami untuk mendapatkan panduan dalam menerapkan SPF, DKIM, DMARC, dan BIMI.
Detail Layanan
Jelajahi Pertanyaan Umum kami tentang Implementasi DMARC untuk mempelajari bagaimana DMARC mendukung implementasi BIMI yang sukses.
SPF: Memverifikasi otorisasi pengirim dengan memeriksa alamat IP.
DKIM: Memastikan integritas pesan dengan tanda tangan digital.
DMARC: Menyelaraskan kebijakan untuk menangani email yang tidak diautentikasi.
BIMI: Menggabungkan keamanan dengan branding dengan menampilkan logo terverifikasi.