Bahasa Indonesia
Memodernisasi sistem lama untuk memungkinkan BIMI.

Mengapa Sistem Lama Menghambat Implementasi BIMI

Sistem email lama sering kali tidak memiliki dukungan untuk protokol otentikasi modern seperti SPF, DKIM, dan DMARC, sehingga menimbulkan utang teknis yang menghalangi adopsi BIMI. Sistem yang sudah ketinggalan zaman ini mungkin menggunakan standar enkripsi yang sudah usang, tidak memiliki pelaporan otomatis, atau mengandalkan konfigurasi manual yang tidak sesuai dengan persyaratan keamanan saat ini. Tanpa menyelesaikan masalah ini, menampilkan logo BIMI Anda di kotak masuk tidak mungkin dilakukan.

Tantangan Utama yang Ditimbulkan oleh Sistem Lama

  • Protokol yang sudah ketinggalan zaman: Sistem yang lebih tua mungkin tidak mendukung SPF atau DKIM, atau menggunakan enkripsi yang lemah (misalnya, kunci DKIM 512-bit), sehingga gagal dalam pemeriksaan autentikasi modern.
  • Infrastruktur yang terfragmentasi: Universitas, perusahaan, dan pemerintah sering kali memiliki sistem email yang terdesentralisasi di berbagai departemen, sehingga menyulitkan penyelarasan DMARC.
  • Proses Manual: Penyiapan lama mengandalkan pembaruan DNS manual yang rawan kesalahan, sehingga meningkatkan risiko kesalahan konfigurasi.
  • Visibilitas Terbatas: Tanpa pelaporan DMARC otomatis, mengidentifikasi dan memperbaiki kesenjangan autentikasi menjadi lambat dan tidak efisien.

Langkah-langkah untuk Memodernisasi Sistem Lama untuk BIMI

  • Mengaudit Infrastruktur yang ada: Petakan semua sumber email, vendor pihak ketiga, dan subdomain. Gunakan laporan DMARC untuk mengidentifikasi pengirim yang tidak patuh.
  • Memprioritaskan Pembaruan Kritis: Ganti server/perangkat lunak yang sudah ketinggalan zaman dengan solusi yang mendukung TLS 1.3, kunci DKIM 2048-bit, dan manajemen DNS otomatis. Menggabungkan sistem yang terfragmentasi ke dalam gateway email terpusat.
  • Menerapkan DMARC secara bertahap: Mulailah dengan p = tidak ada untuk memantau lalu lintas, kemudian beralih ke p = karantina dan p = tolak setelah penyelarasan melebihi 95%.
  • Otomatiskan Autentikasi: Gunakan alat seperti Valimail atau Dmarcian untuk menyederhanakan manajemen SPF/DKIM/DMARC dan mengurangi kesalahan manusia.
  • Melatih Tim: Mengedukasi staf TI dan keamanan tentang persyaratan BIMI dan pembaruan protokol untuk mencegah penyimpangan konfigurasi.

Dampak Dunia Nyata dari Modernisasi

  • Kemampuan Pengiriman yang lebih tinggi: Penyedia layanan kesehatan mengurangi keluhan spam hingga 60% setelah meningkatkan server lama dan menerapkan DMARC.
  • Penghematan Biaya: Otomatisasi memangkas waktu pengelolaan DNS manual hingga 80% untuk rantai ritel, sehingga membebaskan sumber daya TI untuk proyek-proyek strategis.
  • Kepercayaan Merek: Sebuah universitas mencapai kepatuhan BIMI, menampilkan logonya di 90% kotak masuk dan mengurangi peniruan phishing sebesar 45%.

Kesulitan dengan sistem email lama?

Hubungi agen kami untuk mendapatkan rencana modernisasi yang disesuaikan untuk mencapai kesiapan BIMI!

Jelajahi FAQ kami tentang Cara Melakukan Audit Otentikasi Email untuk memulai perjalanan BIMI Anda.

Hutang teknis: Sistem yang sudah ketinggalan zaman menghalangi kepatuhan DMARC dan visibilitas merek BIMI.

Mengotomatiskan & mengkonsolidasikan: Kurangi kesalahan dan biaya sambil mengamankan domain Anda.

Memprioritaskan audit: Mengidentifikasi celah lama yang mengancam pengiriman dan keamanan email.