Panduan Implementasi DKIM: Perangkap Umum dan Cara Menghindarinya
Mengapa DKIM Penting untuk Keamanan Email dan BIMI
Domain Keys Identified Mail (DKIM) adalah protokol autentikasi email penting yang memverifikasi integritas pesan dan keabsahan pengirim. DKIM sangat penting untuk BIMI (Brand Indicators for Message Identification) karena hanya email yang diautentikasi dengan benar yang dapat menampilkan logo merek Anda di kotak masuk. Namun, pengaturan DKIM rentan terhadap beberapa jebakan umum yang dapat merusak keamanan dan keterkiriman.
Jebakan Umum DKIM dan Cara Menghindarinya
- Kunci Publik yang Hilang atau Salah di DNS: Jika kunci publik DKIM tidak dipublikasikan atau diformat dengan tidak benar di DNS Anda, autentikasi akan gagal. Selalu gunakan pembuat catatan DKIM dan validasi entri DNS Anda untuk mengetahui adanya kesalahan sintaksis.
- Panjang Kunci yang Lemah atau Kedaluwarsa: Menggunakan kunci yang lebih pendek dari 1024 bit (misalnya, 512 bit) membuat DKIM Anda rentan terhadap serangan. Gunakan setidaknya kunci 1024-bit-2048-bit disarankan-dan rotasi setiap 6-12 bulan.
- Masalah Penyelarasan: Domain pada tanda tangan DKIM (nilai d=) harus sama dengan domain pada alamat "From". Ketidaksejajaran akan menyebabkan kegagalan autentikasi dan dapat melanggar kepatuhan DMARC.
- Ketidaksesuaian Pemilih: Pemilih dalam catatan DNS Anda harus sesuai dengan pemilih di header email Anda. Bahkan ketidakcocokan satu karakter saja bisa menyebabkan kegagalan.
- Pemformatan yang salah: Rekor DKIM harus berupa string tunggal yang tidak terputus di DNS. Jeda baris, titik koma yang tidak diakhiri, atau bidang yang hilang (seperti v=DKIM1 atau k=rsa) akan membatalkan catatan.
- Lupa Mengaktifkan Penandatanganan DKIM: Menerbitkan record DNS saja tidak cukup-pastikan penandatanganan DKIM diaktifkan di server email Anda atau di penyedia email Anda.
- Mengabaikan Subdomain dan Vendor Pihak Ketiga: Jika Anda mengirim email dari subdomain atau menggunakan layanan pihak ketiga, masing-masing harus memiliki DKIM yang dikonfigurasi dengan benar untuk menghindari kesenjangan dalam autentikasi.
- Tidak Memantau atau Menguji: Uji pengaturan DKIM Anda secara teratur dan pantau laporan DMARC untuk mengetahui masalah secara dini. Setelah ada perubahan, kirimkan email pengujian dan verifikasi kelulusan DKIM.
Praktik Terbaik untuk Implementasi DKIM yang Andal
- Gunakan tombol yang kuat dan diputar secara teratur: 1024-2048 bit.
- Periksa kembali pemformatan DNS dan keselarasan pemilih: Pastikan sintaks yang benar dan pemilih yang sesuai.
- Sejajarkan domain DKIM: Domain pada tanda tangan DKIM harus sesuai dengan alamat "Dari" Anda.
- Uji setelah setiap pembaruan: Pantau hasil autentikasi dengan laporan DMARC.
- Berkoordinasi dengan pengirim pihak ketiga: Pastikan semua vendor menerapkan DKIM dengan benar.
- Cabut kunci lama atau kunci yang disusupi: Dan hapus dari DNS untuk mencegah penyalahgunaan.
Pemecahan Masalah Kegagalan DKIM
- Periksa penundaan propagasi DNS: Perubahan mungkin memerlukan waktu hingga 48 jam.
- Tinjau laporan kegagalan DMARC dan DKIM: Cari petunjuk tentang apa yang gagal dan mengapa.
- Pastikan tidak ada konten pesan yang diubah setelah penandatanganan: Pastikan alat penerusan atau keamanan tidak mengubah pesan.
- Baca dokumentasi penyedia layanan email Anda: Ikuti panduan khusus platform untuk memecahkan masalah autentikasi.
DKIM, SPF, dan DMARC-Pendekatan Terpadu untuk BIMI
DKIM paling efektif jika dikombinasikan dengan SPF dan kebijakan DMARC yang diterapkan. Ketiganya tidak hanya melindungi domain Anda dari spoofing dan phishing, tetapi juga diperlukan untuk menampilkan logo BIMI di kotak masuk.
Perlu bantuan dengan pengaturan atau pemecahan masalah DKIM?
Jelajahi FAQ kami di Catatan SPF Dijelaskan untuk memastikan seluruh rantai otentikasi Anda siap untuk BIMI.
Kunci dan penyelarasan yang kuat: Gunakan kunci 1024+ bit dan pastikan domain DKIM cocok dengan alamat "Dari" Anda.
Akurasi DNS: Hindari kesalahan sintaks, ketidakcocokan pemilih, dan masalah pemformatan.
Pemantauan berkelanjutan: Menguji, memutar kunci, dan meninjau laporan DMARC untuk mempertahankan autentikasi DKIM yang kuat.